Search by

    Terakhir diperbaharui: Feb 14, 2021

    Pemrograman Dasar

    Pemrograman dasar yang dimaksud disini adalah konsep dasar yang bisa ditemui di hampir semua bahasa pemrograman.

    Sebagai contoh konsep Functions akan kita temui hampir di semua bahasa pemrograman seperti JavaScript, Python, Java, PHP, C++, C#, Golang dll.

    Konsep dasar ini bisa dibagi menjadi 3 bagian:

    1. Data Manipulation

    Proses manipulasi data selalu ada di sebuah aplikasi, pada bagian ini akan dibahas bagaimana data itu disimpan, tipe data yang bisa disimpan dan bagaimana data dimanipulasi.

    2. Decision Making

    Dalam menjalankan sebuah aplikasi kita dihadapkan dengan banyak pilihan, setiap pilihan punya efeknya masing-masing.

    Setiap feedback yang kita terima dari sebuah aplikasi adalah akibat dari terpenuhinya salah satu diantara banyak kondisi.

    Pada bagian ini dibahas bagaimana membuat conditional statement menggunakan keyword If dan Switch.

    3. Repetitive Task

    Sebagian besar proses dalam sebuah aplikasi adalah proses yang terus berulang (Repetitive Task).

    Kita menghandle repetitive task ini dengan menggunakan konsep loop dan function:

    Semua istilah yang digunakan di platform devsaurus adalah istilah asal (menggunakan bahasa inggris).

    Contohnya untuk konsep perulangan kita akan menggunakan istilah loop dan bukan perulangan.

    Hal ini dikarenakan tidak semua istilah dalam bahasa pemrograman memiliki persamaan/terjemahan yang sesuai jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia.

    JavaScript

    Sebelum membahas dasar pemrograman kita perlu bahas kenapa kita menggunakan bahasa pemrograman JavaScript untuk mempelajari Dasar Pemrograman.

    JavaScript(JS) merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling populer saat ini, JavaScript dibuat lebih dari 20 tahun yang lalu oleh Brendan Eich dengan nama awal Mocha.

    Versi - versi awal dari JavaScript memiliki kemampuan yang sangat terbatas dan hanya digunakan di web browser, namun seiring waktu dengan meningkatnya kebutuhan akan web, banyak komunitas developer bahkan perusahaan besar ikut mengembangkan JavaScript.

    Beberapa diantaranya:

    • Google mengembangkan V8 engine, salah satu JS Engine paling banyak digunakan saat ini
    • Ryan Dahl mengembangkan Node JS, agar JavaScript bisa digunakan di server
    • Facebook mengembangkan React Native untuk pengembangan aplikasi mobile berbasis JavaScript
    • Github mengembangkan Electron JS, JavaScript framework untuk aplikasi desktop

    Dengan adanya teknologi tersebut saat ini kita bisa membuat aplikasi cross-platform yang bisa digunakan di web, server, mobile dan desktop hanya dengan menggunakan JavaScript.

    javascript rule the world

    Karena dua alasan di atas, yaitu sangat populer dan bisa digunakan untuk membuat aplikasi cross-platform maka sebagian besar materi coding dan panduan membuat aplikasi di platform devsaurus menggunakan JavaScript.

    ECMAScript

    Apa beda antara JavaScript(JS) dengan ECMAScript(ES) ?

    javascript vs ecmascript

    ECMAScript adalah standard yang dikeluarkan oleh badan standarisasi international ECMA International untuk scripting language.

    Salah satu bahasa pemrograman yang menerapkan standard ECMAScript adalah JavaScript.

    Versi dari ECMAScript sendiri cukup banyak dan hampir tiap tahun dirilis.

    Tabel versi ECMAScript:

    Official NameEdisiTahun Rilis
    ECMAScript 1ES11997
    ECMAScript 2ES21998
    ECMAScript 3ES31999
    ECMAScript 4ES4-
    ECMAScript 5ES52009
    ECMAScript 5.1ES5.12011
    ECMAScript 2015ES62015
    ECMAScript 2016ES72016
    ECMAScript 2017ES82017
    ECMAScript 2018ES92018
    ECMAScript 2019ES102019
    ECMAScript 2020ES112020

    Versi ES5 ke atas adalah versi dari ECMAScript yang paling banyak digunakan, karena mulai versi inilah diperkenalkan banyak sekali fitur penting untuk membantu mengembangkan program menggunakan JavaScript.

    Dan hampir semua modern browser saat ini support versi ES5 keatas.

    JavaScript Lexical Grammar

    Sebagaimana bahasa pada umumnya, JavaScript juga memiliki tata bahasa yang biasa disebut Grammar.

    Beberapa JavaScript Grammar yang perlu untuk diketahui:

    Syntax

    Untuk menulis code yang valid kita membutuhkan aturan yang biasa disebut Syntax.

    Syntax umumnya adalah kombinasi antara:

    • keyword
    • identifier
    • operator
    • parentheses (( ))
    • brace ({ })
    • statement
    • semicolon (;)

    Contoh

    1let dino = 'brachio';
    2
    3if (dinoColor === 'red') {
    4 dino = 't-rex';
    5}

    javascript syntax

    Unicode

    JavaScript ditulis dalam format Unicode, itu berarti kita bisa menulis karakter dalam bahasa Arab, Jepang, China dll pada source code.

    Selain itu kita juga bisa menggunakan emoji 🚀.

    Whitespace

    Whitespace atau spasi pada JavaScript memiliki fungsi yang sama seperti spasi pada tulisan pada umumnya.

    Banyaknya whitespace yang dipakai di JavaScript tidaklah begitu berpengaruh.

    Case Sensitive

    function bernama getDinoName() tidak sama dengan function bernama GetDinoName().

    Semicolon (;)

    Kita bisa memilih antara menggunakannya atau tidak, namun direkomendasikan untuk selalu menggunakan semicolon di setiap akhir dari line code.

    Comments

    Comment berfungsi sebagai deskripsi tambahan pada source code.

    Menulis comment diawali dengan tanda // atau /* */.


    Untuk lebih lengkapnya lihat di sini.